Sunday, April 13, 2008

Benarkah Adam Manusia Pertama?

Dalam Al Quran Allah berfirman

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Al Baqarah: 30)

ayat di atas dan beberapa ayat lain yang berkaitan dengan penciptaan Adam menjadi dasar pemahaman beberapa agama bahwa Adam adalah manusia pertama.

Yang menjadi pertanyaan saya betulkah Adam manusia pertama?

Coba perhatikan ayat ayat yang berkenaan dengan penciptaan Adam, apakah dengan tegas Allah menyatakan bahwa Adam adalah 'manusia' pertama? Perhatikan juga pertimbangan yang dikemukakan malaikat, kenapa manusia adalah mahluk yang akan menumpahkan darah yang akan dijadikan khalifah. Sempat saya bertanya-tanya, bagaimana mungkin malaikat mengemukakan pertimbangan tersebut kalau 'manusia' sendiri belum diciptakan pada saat itu. Bisa jadi Allah sebelum menciptakan Adam sudah menjelaskan kriteria-kriteria manusia yang akan diciptakannya sehingga malaikat memiliki dugaan demikian.

Dalam surat yang lain Allah berfirman yang artinya kurang lebih "sesungguhnya Kami ciptakan jin dan manusia semata-mata untuk beribadah kepadaku."

Ayat di atas menjelaskan kepada kita alasan kenapa manusia diciptakan. Sekarang bandingkan dengan 'kalau tidak salah' Hadits yang menyatakan bahwa orang gila tidak terkena hukum Allah. Artinya, orang gila tidak berkewajiban untuk menjalankan perintah-perintah Allah.

Kenapa orang gila tidak berkewajiban menjalankan hukum Allah? Apakah orang gila bukan manusia, walaupun secara fisik dia menyerupai manusia?

Dalam salah satu ayat Allah juga berfirman, Agama hanya untuk orang yang berakal. bandingkan dengan hukum-hukum yang berkaitan dengan manusia yang sedang tidak sadar atau belum punya kesadaran, apakah dia juga terkena aturan kewajiban agama?

Saya pikir ayat-ayat dan hadits di atas di atas berusaha menjelaskan perbedaan pokok dari 'manusia'.

Ada sebuah teori yang sangat menarik yang selalu menjadi bahan renungan saya walaupun Harun Yahya matian-matian berusaha menghancurkan keberadaan teori itu. Sebuah teori yang sangat mengagetkan pandangan kaum agamis di masa lalu dan masa sekarang, teori evolusi.

Teori ini dikemukakan oleh Charles Darwin,

Saya pikir ada beberapa hal yang patut dipertanyakan dari teori ini, tetapi harus diakui ada sumbangan yang sangat besar dari teori ini terhadap sudut pandang pemikiran manusia

Kembali pada firman-firman Allah yang berkaitan dengan penciptaan Adam. Ada satu kata yang mungkin kita abaikan dalam surat tentang penciptaan manusia. 'Setelah kami sempurnakan kejadiannya', 'setelah kami sempurnakan bentuknya'. Apakah ini tidak bisa diartikan bahwa terjadi proses evolusi pada mahluk yang bernama manusia?

Bandingkan juga dengan firman-firman Allah yang berkaitan dengan penciptaan alam semesta dan kehancuran alam semesta. Adakah evolusi dari proses-proses itu

Perlu diingat untuk memahami proses penciptaan kita juga perlu memahami konsep waktu dalam islam

Selama ini kita sering mengukur waktu berdasarkan apa yang biasa kita alami. Kita membagi waktu dalam tahun, bulan, hari, sejam, menit, detik. Semua perhitungan itu biasanya mengacu pada perputaran bumi, peredaran matahari atau bulan. Pernahkah kita membayangkan adalagi perhitungan waktu yang lain?

Perhatikan surat Al ma'aarij ayat 4

Malaikat-malaikat dan Jibril naik kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun .

Ayat di atas menunjukkan adanya perbedaan waktu menurut ukuran manusia dan perbedaan waktu menurut ukuran mahluk lain, dalam hal ini malaikat. Satu hari menurut malaikat, sama dengan lima puluh ribu tahun menurut perhitungan bumi.

Yang menjadi pertanyaan saya, berapa lama waktu untuk penciptaan Adam, apakah Adam langsung terbentuk dalam sosok dewasa, atau dia melalui tahap seperti pertumbuhan manusia seperti yang kita lihat sekarang ini?

0 comments: